Peningkatan Kesadaran Kesehatan Kulit melalui Edukasi dan Pemeriksaan Hidrasi Kulit pada Penduduk di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Kesehatan kulit merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan keseimbangan antara faktor internal dan eksternal. Hidrasi, kadar minyak, dan kadar air kulit merupakan parameter utama yang menentukan elastisitas, fungsi protektif, serta penampilan kulit. Namun, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kulit secara komprehensif masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan kulit sekaligus melakukan skrining sederhana pada masyarakat perkotaan.
Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang digunakan mencakup edukasi interaktif mengenai kesehatan kulit serta pemeriksaan menggunakan skin analyzer digital untuk kadar air dan minyak, dan hidrometer kulit untuk menilai hidrasi.
Hasil: Pemeriksaan menunjukkan rata-rata hidrasi kulit 58,71%, kadar air 69,08%, dan kadar minyak 32,50%, dengan variasi yang cukup luas antar individu. Hasil penelitian memperlihatkan mayoritas subjek berada pada kategori kulit normal, meskipun masih terdapat kelompok dengan kulit kering dan berminyak. Hal ini mengindikasikan adanya kebutuhan akan edukasi perawatan yang lebih terarah dan menyeluruh.
Kesimpulan: Pemeriksaan sederhana terhadap hidrasi dan komposisi kulit dapat menjadi alat skrining komunitas yang efektif. Selain memberikan gambaran kondisi kulit masyarakat, kegiatan ini juga berperan dalam mendorong kesadaran dan perubahan perilaku menuju pola hidup sehat serta perawatan kulit yang tepat.