Peningkatan Kesiapan Bonding Attachment melalui Skrining dan Edukasi Kesehatan pada Ibu Hamil Trimester II–III Enhancing Bonding and Attachment Readiness through Screening and Health Education for Pregnant Women in the Second and Third Trimesters
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Periode awal ibu dan bayi baru lahir bersama semuanya berkaitan dengan penyesuaian atau adaptasi, perubahan peran, sampai orang tua mengenal bayi mereka sebagai individu dan membangun hubungan bersama. Agar proses adaptasi menjadi kuat diperlukan adanya bounding attachment yang kuat agar hubungan psikologis ibu-bayi menjadi kuat. Bounding Attachment adalah sebuah respon tingkatan hubungan kasih sayang antara orang tua dengan bayinya yang juga merupakan keterkaitan batin, sebuah proses interaksi yang akan terus menerus terjadi antara orang tua dan bayinya. Bounding dan attachment ibu dan bayi dipengaruhi oleh faktor pengetahuan ibu. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester II-III dalam kesiapan menjalani bounding attachment ketika bayi telah lahir. Metode: Pendekatan pengabdian masyarakat ini memadukan kegiatan riset partisipatif bersama warga (skrining) dengan proses pembelajaran berupa penyuluhan kesehatan.Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pelaksanaan skrining, pre-test pengetahuan tentang bounding attachment ibu dan bayi, melaksanakan penyuluhan berupa edukasi dengan secara lisan oleh pemateri dan sesi tanya jawab. Melakukan post-test dengan menyebarkan kembali kuisioner yang sama seperti pre-test sebagai evaluasi peningkatan pengetahuan. Hasil : pengetahuan responden tentang bounding attachment setelah dilakukan pre_test dan post test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari rata-rata 58,7 menjadi rata-rata 78,5 naik sebesar 14,8 atau adanya peningkatan pengetahuan sebesar 19,76 %. Kesimpulan: Hasil skrining dimana skor responden berada diatas 10, hali ini menunjukkkan bahwa seluruh responden telah melakukan bounding attachment