Integrasi Skrining Glukosa Darah Puasa sebagai Strategi Promotif dan Preventif dalam Deteksi Dini Diabetes Melitus di Tingkat Komunitas Integration of Fasting Plasma Glucose Screening as a Promotive and Preventive Strategy for Early Detection of Diabetes Mellitus at the Community Level

Isi Artikel Utama

Susy Olivia Lontoh
Alexander Halim Santoso

Abstrak

Pendahuluan: Gangguan regulasi glukosa merupakan masalah kesehatan yang dapat berkembang secara progresif menjadi Diabetes Mellitus apabila tidak terdeteksi sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menggambarkan karakteristik partisipan serta distribusi kadar gula darah puasa dalam skrining berbasis komunitas. Metode: Pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) digunakan melalui pemeriksaan gula darah puasa dan pengumpulan data demografis. Hasil: Partisipan didominasi usia dewasa dengan proporsi perempuan lebih tinggi. Sebagian besar berada dalam kategori normal, namun terdapat kelompok pre-diabetes dan diabetes dengan rentang nilai yang luas, termasuk nilai ekstrem yang mengindikasikan hiperglikemia berat. Hubungan antara usia dan kadar gula darah puasa tampak lemah, sehingga faktor lain seperti pola hidup dan kondisi metabolik kemungkinan lebih berperan. Kesimpulan: Secara fisiologis, peningkatan kadar glukosa berkaitan dengan resistensi insulin dan gangguan regulasi produksi glukosa hepatik. Skrining komunitas memungkinkan deteksi dini individu berisiko serta menjadi dasar intervensi preventif untuk mencegah progresivitas penyakit.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel