Optimalisasi Edukasi Preoperasi untuk Meningkatkan Kesiapan dan Keselamatan Pasien Bedah di RST TK.III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto Optimizing Preoperative Education to Improve Readiness and Safety for Surgical Patients at RST TK.III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto

Isi Artikel Utama

Nuriya
Made Suandika
Tophan Heri Wibowo
Amin Susanto

Abstrak

Pendahuluan: Komplikasi anestesi merupakan kondisi yang dapat dialami pasien setelah menjalani tindakan pembedahan, baik dengan anestesi umum maupun anestesi regional. Rendahnya tingkat pengetahuan pasien dalam rangka meningkatkan kesiapan dan keselamatan saat tindakan pembedahan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serta memperlambat proses pemulihan pascaoperasi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien preoperasi melalui edukasi upaya mandiri pasien yang bias dilakukan sebelum tindakan pembedahan/operasi. Kegiatan ini dilakukan di RST TK.III 04.06.01 Wijayakusuma Purwokerto. Metode: Pelaksanaan kegiatan diawali dengan identifikasi peserta, dilanjutkan dengan pengukuran pengetahuan awal menggunakan kuesioner pre test. Selanjutnya, peserta memperoleh edukasi melalui metode ceramah, diskusi, serta penyampaian materi menggunakan media leaflet. Setelah edukasi selesai, dilakukan pengisian kuesioner kembali menggunakan post test untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Kegiatan berlangsung secara marathon di bulan Februari hingga April 2026, melibatkan 50 pasien preoperasi yang akan menjalani anestesi umum maupun anestesi regional. Hasil : Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi. Persentase peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 8% menjadi 96%, sedangkan kategori pengetahuan cukup menurun dari 10% menjadi 2%, dan kategori pengetahuan kurang menjadi berkurang dari 82% jadi 2%. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi preoperasi  efektif meningkatkan pemahaman pasien dan diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan keamanan dan keselamatan pasien serta menjadi program edukasi preoperasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan di rumah sakit.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel