Safe Ride: Penguatan Perilaku Keselamatan Berkendara dalam Pencegahan Cedera pada Remaja Safe Ride: Strengthening Safe Riding Behavior for Injury Prevention Among Adolescents
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Cedera akibat kecelakaan lalu lintas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang banyak melibatkan kelompok usia muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Safe Ride bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perilaku keselamatan berkendara sebagai upaya pencegahan cedera. Metode: Kegiatan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA). Tahap Plan dimulai 1 Agustus 2026 melalui identifikasi kebutuhan, koordinasi, penyusunan materi, dan instrumen evaluasi. Tahap Do dilaksanakan 7 Agustus 2026 melalui pretest, edukasi keselamatan berkendara, diskusi interaktif, dan penguatan pesan pencegahan cedera. Tahap Check dilakukan dengan posttest lima pertanyaan, sedangkan tahap Act berupa penguatan dan pembuatan komitmen perilaku aman dan rekomendasi tindak lanjut edukasi. Hasil: Peserta berjumlah 28 siswa, terdiri atas 18 laki-laki dan 10 perempuan. Pada pretest hanya 4 siswa (14,3%) berada pada kategori pengetahuan baik, meningkat menjadi 21 siswa (75,0%) pada posttest. Terjadi peningkatan 60,7 poin persentase. Kesimpulan: Program Safe Ride menunjukkan bahwa edukasi terstruktur dan partisipatif aktif peserta edukasi berpotensi meningkatkan pemahaman remaja mengenai keselamatan berkendara dan pencegahan cedera.