Skrining Kesehatan Integratif Pascabencana melalui Program SIAGA di Aceh Tengah Integrated Post-Disaster Health Screening through the Siaga Program in Central Aceh
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Banjir dan longsor dapat menimbulkan masalah kesehatan
fisik dan meningkatkan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,
terutama ketika akses terhadap fasilitas kesehatan terganggu. Program
Skrining Kesehatan Integratif dan Asesmen Kegawatdaruratan (SIAGA)
dilaksanakan sebagai respons pelayanan kesehatan komunitas
pascabencana di wilayah kerja Puskesmas Kekuyang, Kecamatan Ketol,
Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan bertujuan mengidentifikasi masalah
kesehatan fisik, kelompok rentan, serta kondisi yang membutuhkan tindak
lanjut melalui pelayanan kesehatan yang aktif dan fleksibel.
Metode: Kegiatan berupa pelayanan kesehatan klinis pada komunitas
melalui pemeriksaan kesehatan, pengobatan mobile, home visit, layanan
posbindu, layanan sekolah, layanan pengungsian, edukasi kesehatan, dan
rekomendasi tindak lanjut. Hasil: Kegiatan dilaksanakan pada 25–29
Januari 2026 dan menjangkau 166 penerima manfaat, terdiri atas 64 lakilaki dan 102 perempuan. Kelompok dewasa merupakan penerima manfaat
terbanyak sebanyak 88 orang (53,0%). Pada 162 penerima layanan
kesehatan, temuan yang paling konsisten adalah Infeksi Saluran
Pernapasan Akut (ISPA), disertai dermatitis kontak alergi, common cold,
hipertensi, dyspepsia, dan beberapa penyakit lainnya. Tidak ditemukan
kasus yang memerlukan rujukan selama periode kegiatan.
Kesimpulan: Program SIAGA memberikan gambaran awal mengenai
kebutuhan kesehatan masyarakat pascabencana dan menunjukkan
pentingnya pelayanan kesehatan komunitas yang mobile, terintegrasi, dan
berbasis kebutuhan lokal. Hasil skrining dapat menjadi dasar bagi
puskesmas dan jejaring layanan setempat untuk menentukan edukasi,
pemantauan, serta tindak lanjut pascabencana.